Bandung, 13 November 2025 - Dalam upaya memperkuat kolaborasi akademik global dan memperdalam pemahaman mengenai tata kelola lingkungan internasional, Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) hari ini menyelenggarakan kuliah dengan tamu istimewa menghadirkan Dr. Abid Hussein dari Dalian Maritime University, Tiongkok. Sesi ini diadakan untuk mata kuliah Hukum Sumber Daya Alam dan mengangkat tema kompleks dan krusial: “Hukum dan Kebijakan Air.”
Sambutan Hangat dan Moderasi Ahli
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Dr. Nadia Astriani, S.H., M.H., seorang pakar hukum air di Unpad. Beliau menekankan pentingnya memahami perspektif global untuk menangani tantangan sumber daya lokal.
Sesi ini dimoderatori oleh T. R. Nugraha, S.H., M.H., Dipl in O.L.P., yang memfasilitasi dialog interaktif antara pembicara tamu dan para mahasiswa.
Analisis Komparatif: China, India, dan Pakistan
Kuliah Dr. Abid memberikan analisis komparatif menyeluruh mengenai pengelolaan sumber daya air di tiga negara Asia utama: China, India, dan Pakistan.
Tema sentral presentasinya adalah pengelolaan aliran air lintas batas di bawah kerangka hukum internasional. Dr. Abid menjelaskan bagaimana negara-negara tetangga ini menavigasi kompleksitas politik dan hukum dalam berbagi sungai lintas batas, seringkali di tengah ketegangan geopolitik.
Doktrin dan Implikasi Kebijakan
Lebih dari sekadar pengelolaan umum, Dr. Abid memaparkan doktrin hukum spesifik yang digunakan masing-masing negara. Ia menjelaskan bagaimana filosofi nasional dan konteks historis yang berbeda membentuk kebijakan air mereka.
Inti Pesan: Kuliah ini menekankan bahwa pengelolaan air bukan hanya masalah teknis, tetapi juga persoalan hukum dan diplomatik, yang sangat dipengaruhi oleh doktrin nasional terkait kedaulatan dan pemanfaatan sumber daya.
Relevansi bagi Indonesia
Kuliah ini memberikan wawasan mendalam bagi mahasiswa yang hadir. Dengan mempelajari studi kasus internasional, mahasiswa didorong untuk menarik paralel dan menganalisis strategi potensial bagi pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Pendekatan komparatif ini memberikan perspektif baru bagi calon ahli hukum Unpad dalam melihat kebijakan air domestik, khususnya terkait arsip dan isu air antarwilayah.
Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran tetap berkomitmen memberikan pendidikan hukum kelas dunia dengan menghadirkan pakar internasional ke ruang kelas, memastikan lulusan memiliki perspektif global.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu SDGs 6 Air Bersih dan Sanitasi, SDGs 11 Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dan SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim.